TINJAUAN MENYELURUH SISTEM
Perubahan lingkungan bisnis yang diindikasikan oleh perkembangan teknologi komunikasi maupun teknologi informasi merupakan tantangan utama yang dihadapi oleh perusahaan saat ini. Kemajuan pesat dalam teknologi memberikan kemudahan dalam pelaksanaan kegiatan operasional perusahaan. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) banyak digunakan oleh organisasi bisnis untuk mendukung proses bisnisnya. Kebutuhan akan SIA tergantung pada jenis proses bisnis dan kompleksitas informasi yang di inginkan. Ditinjau dari hal tersebut, SIA merupakan suatu proses yang menghasilkan informasi baik untuk kepentingan managerial maupun eksternal berbasis data akuntansi.
KONSEP DASAR SISTEM
Definisi Sistem
Definisi sistem diungkapkan oleh pakar dari dua pendekatan yang berbeda. Kedua pendekatan tersebut adalah pendekatan prosedur dan pendekatan komponen atau elemen dalam sistem. Pendekatan yang menekankan pada prosedur mendefinisikan sistem sebagai suatu kumpulan dari prosedur–prosedur, saling berhubungan dan membentuk jaringan kerja untuk mencapai tujuan tertentu. Namun, banyak pakar mendefinisikan sistem melalui pendekatan yang kedua yaitu pendekatan komponen. Pendekatan komponen didefinisikan pada kumpulan dari komponen– komponen yang saling berhubungan, berinteraksi dan bekerja sama untuk membentuk satu kesatuan mencapai tujuan tertentu.
Romney dan Steinbart (2012:24) mendefinisikan sistem sebagai kumpulan dua atau lebih komponen yang saling terkait dan berinteraksi untuk mencapai tujuan. Tiap sistem terdiri dari sub sistem yang lebih kecil yang mendukung sistem yang lebih besar. Semua kelompok definisi hanya berbeda dari cara pendekatan yang digunakan. Masing–masing pendekatan dipilih karena memiliki cara analisis dan perencanaan suatu sistem yang berbeda tetapi berhulu untuk mencapai tujuan tertentu. Pendekatan komponen lebih banyak digunakan dalam perencanaan suatu sistem karena komponen–komponen atau sub sistem–sub sistem dari sistem di analisis terlebih dahulu.
Karakteristik Sistem
Komponen Sistem
Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi membentuk satu kesatuan. Komponen–komponen sistem dapat berupa suatu sub sistem. Setiap sub sistem mempunyai sifat–sifat dari sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.
Suatu sistem dapat mempunyai suatu sistem yang lebih besar yang disebut dengan supra sistem. Apabila masih ada sistem yang lebih besar lagi di atas supra sistem maka disebut dengan supra dari supra sistem dan sebaliknya.
Batas Sistem
Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan. Batas sistem menunjukkan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut.
Lingkungan Luar Sistem
Lingkungan luar dari suatu sistem adalah apapun di luar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem, dapat bersifat menguntungkan maupun merugikan. Lingkungan luar yang menguntungkan merupakan energi dari sistem yang harus dijaga dan dipelihara. Sedang lingkungan luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, karena akan mengganggu kelangsungan hidup dari sistem.
Penghubung Sistem
Penghubung merupakan media penghubung antara satu sub sistem dengan sub sistem lainnya. Keluaran (output) dari satu sub sistem akan menjadi masukan (input) untuk sub sistem yang lainnya dengan melalui penghubung. Dengan penghubung satu sub sistem dapat berintegrasi dengan subsistem yang lainnya membentuk satu kesatuan.
Referensi:
https://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/69221/fulltext.pdf?sequence=1&isAllowed=y